Mencipta dan Dicipta

 

Oleh: Risnawati Nurlatifah

 

Hai…

Bagaimana hari ini? Sudah makan? Sudah minum?

Semoga aroma masa depanmu tercium harum

Seperti harapanmu yang mampu mencipta senyum

 

Aku bangga padamu

Bagaimana bisa manusia tak sempurna sepertimu bisa tetap bertahan?

Bukankah kau sudah hancur oleh carut marut hidup yang kian memburu?

Namun kamu tetap kokoh di atas pondasi bernamakan iman

 

Luka goresan di kakimu saja belum begitu sembuh

Kini kau harus merelakan tanganmu terluka goresan

Membiarkan bagian-bagian tubuhmu makin rikuh

Dalam perjalanan penjangmu mendapatkan keadilan

 

Keadilan mana yang ingin kau dapatkan?

Keadilan mana yang ingin kau rasakan?

Kemarin saja kau tetap bersedih

Lalu keadilan macam apa yang kau tagih

 

Dan kini aku tahu

Mengapa kau mampu bertahan meski pilu

Mengapa kau rela lukamu tetap melekat di tubuhmu

Kau hadirkan keyakinan dalam hati yang hampir redup itu

 

Kamu pernah melihatnya

Kamu pernah merasakannya

Kamu pernah melewati prosesnya

Dan kini kamu mencobanya

Sendirian…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya Dan RGI

Selamat Datang dan Sampai Jumpa